Langsung ke konten utama

RAMBU-RAMBU PENGGUNAAN AI DALAM MENULIS

 


RAMBU-RAMBU PENGGUNAAN AI DALAM MENULIS

Mei 01, 2026

Judul.                         : Rambu-rambu Penggunaan AI dalam Menulis 

Resume ke.               :   6

Hari/tanggal.              :  Jum'at, 01 Mei 2026

Nara sumber.             :  Drs. Dedi Dwitagama

Moderator.                 :  Sim Chung Wei

 

Pembuka
Pada hari keenam kegiatan KBMN PGRI Gelombang 34, Jumat 1 Mei 2026, saya Nopiar Rahman, kembali mengikuti pembelajaran dengan semangat. Materi disampaikan oleh Drs. Dedi Dwitama, M.Si dan dipandu oleh moderator Sim Chung Wei, S.P. dengan tema “Penggunaan AI dalam Menulis”.
Menariknya, sesi ini langsung diawali dengan tanya jawab, sehingga diskusi terasa lebih aktif dan hidup.

 

Inti Materi

  1. Mengenal AI dalam Menulis
    AI adalah teknologi yang membuat mesin bisa membantu pekerjaan manusia, termasuk menulis, agar lebih cepat dan mudah.
  2. AI sebagai Alat Bantu
    AI sebaiknya digunakan untuk membantu, seperti:
  • Mencari ide
  • Membuat kerangka tulisan
  • Memberi contoh kalimat

Namun, hasil akhir tetap harus dari pemikiran penulis sendiri agar tetap asli.

  1. Memahami Isi Tulisan
    Penulis harus mengerti apa yang ditulis. Jangan hanya menyalin dari AI tanpa memahami.
    Hasil dari AI perlu dibaca ulang, dipahami, dan disesuaikan.
  2. Memeriksa Kebenaran Informasi
    Informasi dari AI belum tentu benar. Jadi perlu dicek ulang, dibandingkan dengan sumber lain, dan dipastikan sebelum digunakan.
  3. Menjaga Kejujuran dan Keaslian
    Dalam menulis harus jujur. Hindari copy-paste langsung. Gunakan bahasa sendiri dan tuliskan sumber jika perlu.
  4. Keamanan Data
    Saat menggunakan AI, jangan memasukkan data pribadi atau informasi penting agar tetap aman.
  5. Memanfaatkan AI untuk Hal Positif
    AI bisa membantu meningkatkan kualitas tulisan, menambah kosakata, dan memahami materi. Tapi tetap harus digunakan dengan bijak.
  6. Tidak Bergantung Sepenuhnya
    Walaupun AI membantu, kemampuan menulis tetap harus dilatih sendiri agar kreativitas terus berkembang.

 

Insight Pribadi
Dari materi ini, saya menyadari bahwa AI sangat bermanfaat dalam dunia pendidikan, termasuk menulis. Namun, penggunaannya harus bijak.
AI bukan pengganti kemampuan, melainkan alat bantu. Sebagai guru, saya juga harus memberi contoh kepada siswa dalam menggunakan teknologi dengan jujur dan bertanggung jawab.

 

Aksi Nyata
Setelah mengikuti materi ini, saya berkomitmen untuk:

  • Menggunakan AI sebagai alat bantu, bukan ketergantungan
  • Tetap menulis dengan pemikiran sendiri
  • Mengajarkan penggunaan AI yang bijak kepada siswa
  • Terus melatih kemampuan menulis secara mandiri

 

Penutup
Kegiatan hari keenam ini memberi pemahaman baru tentang pentingnya menggunakan teknologi dengan bijak. AI bisa sangat membantu jika digunakan dengan tepat.
Dengan sikap jujur dan tanggung jawab, kita bisa menghasilkan tulisan yang baik sekaligus mengembangkan kemampuan diri.

 


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

 2020 TUNAS OPEN DAY DITIADAKAN KARENA PANDEMI COVID -19          Persiapan Tunas Open Day atau dikenal TOD tahun ini ditiadakan karena pandemi covid -19 namun tidak menyurutkan para staf pendidik dan tenaga kependidikan tuk tetap meraskan momen tahunan tersebut              Inilah tim squad SMP  Tunas Agro .dok 2020
  Judul                       : Menulis Dongeng dan Cerita Anak Narasumber            : Helwiyah, S.Pd, M.M. Moderator               : Dyah Kusumaningrum, M.Pd. Hari/Tanggal           : Rabu, 29 April 2026 Bapak/Ibu pasti sudah mengenal tokoh Kancil yang cerdik, bukan? Selain itu, tentu juga sudah sering mendengar atau membaca dongeng dan cerita anak. Nah, pada kesempatan ini kita akan membahas cara menulis dongeng dan cerita anak bersama pakar kita, Bunda Helwiyah, S.Pd., M.M. Sebelum mulai menulis, kita perlu memahami dulu apa itu dongeng dan cerita anak, serta apa persamaan dan perbedaannya. Dongeng adalah cerita khayalan yang sudah ada sejak zaman dahulu dan diwariskan turun-temurun. Biasanya berisi hal-hal ajaib dan tokoh yang unik. Contohnya...

“Literasi bukan hanya soal membaca huruf, tetapi tentang memahami dengan hati dan berpikir dengan baik.”

  Narasumber : Bambang Purwanto,S.Kom.,Gr.,CPS.,C.Ed.,MEP Moderator : Aam Nurhasanah,S.Pd Waktu : Senin, 27 April 2026 Mode : Whatsapp Grup KBMN Gel.34 Pertemuan /Sesi : 4 “Literasi bukan hanya soal membaca huruf, tetapi tentang memahami dengan hati dan berpikir dengan baik.” TBM adalah Taman Bacaan Masyarakat. Narasumber kita, Mr. Bams, adalah seorang pegiat literasi yang mendirikan TBM sejak tahun 2011 hingga 2026 dengan nama TBM AS Lebak Wangi. AS merupakan singkatan dari Ayah Salwa, dan Lebak Wangi adalah nama daerah tempat TBM tersebut berada. Dengan niat yang tulus, serta dedikasi dan loyalitas yang tinggi, Mr. Bams berhasil menciptakan inovasi berupa Rapor Literasi untuk siswa di SMP Taruna Bakti. Berkat usahanya, beliau mendapatkan penghargaan Sabilulungan Award pada tahun 2018 dari Pemerintah Kabupaten Bandung. Mendirikan TBM bukan hal yang mudah. Dibutuhkan niat yang kuat serta perjuangan panjang, termasuk pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, bahkan biaya. Perjalanan Mr. B...