Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026
  Rabu malam, 6 Mei 2026, saya mengikuti resume ke-8 KBMN PGRI Gelombang 34 bersama narasumber hebat, MAYDEARLY, yang tampil bak bunga berkilau membawakan materi tentang seni merangkai kata dalam puisi. Acara dipandu dengan apik oleh moderator, Bunda Mutmainah, M.Pd., yang juga dikenal gemar berpuisi. Salam literasi dari negeri antah berantah, tempat sinyal sering menghilang dan listrik pun kadang tak menyala. Namun, dengan semangat sekuat baja, saya tetap bertahan mengikuti materi luar biasa dari Bunda. Salam literasi. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Isi Materi Diksi merupakan kemampuan memilih dan menggunakan kata secara tepat, indah, dan bermakna untuk menyampaikan gagasan, pikiran, maupun perasaan. Diksi bukan sekadar berbicara, melainkan seni merangkai kata agar pesan tersampaikan secara kuat, memikat, dan berkesan mendalam. Syarat Pemilihan Diksi Agar bahasa terdengar indah sekaligus efektif, pemilihan kata harus memenuhi beberapa syarat berikut: Ketepatan (Akur...
  “Mengatasi Writer's Block" Resume ke-7 Rabu, 06 Mei 2026 Narasumber: Bapak Muliadi, S.Pd., M.Pd. Moderator: Ibu Purbaniasita (Sita) M alam ini, saya mengikuti kelas di Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI Gelombang 34 dengan perasaan yang berbeda. Tema yang dibahas sangat dekat dengan keadaan saya saat ini, yaitu tentang cara mengatasi writer’s block dan menjaga konsistensi menulis. Materi yang disampaikan oleh Bapak Muliadi, Kepala SMK dari Tolitoli sekaligus pegiat literasi, terasa bukan hanya sekadar teori, tetapi juga penyemangat bagi kami yang sedang kehilangan arah dalam menulis. Menulis Itu Harus Dilatih Pak Muliadi menjelaskan bahwa menulis bukan soal bakat semata. Kemampuan menulis lahir dari kebiasaan yang terus dilakukan. Semakin sering menulis, semakin mudah kita menuangkan ide. Beliau juga mengatakan bahwa terkadang menulis memang harus dipaksa di awal. Kalau sudah terbiasa, menulis akan menjadi kebutuhan, bukan lagi beban. Sesuai pesan Om Jay, “Menu...
  Iklan Pasar yang Apa Adanya: Simpel, Dekat, dan Menggugah Di tengah ramainya aktivitas pasar, ada satu hal yang mudah mencuri perhatian: tulisan harga yang sederhana, jelas, dan tanpa dibuat-buat. Tanpa tampilan mewah atau kata-kata rumit, justru model iklan seperti ini paling cepat dimengerti dan langsung memengaruhi keputusan pembeli. Coba bayangkan sebuah papan kecil di sudut lapak yang bertuliskan: Beras 1 liter Rp13.000 Gas 3 Kg Rp20.000 Air mineral 3 L Rp10.000 Air mineral 5 L Rp15.000 Tidak ada kalimat panjang, tidak ada promosi berlebihan. Namun di situlah letak kekuatannya. Iklan pasar seperti ini bekerja dengan cara yang sederhana: pembeli datang karena kebutuhan, bukan sekadar keinginan. Mereka ingin segera mengetahui harga, membandingkan, lalu menentukan pilihan. Dalam waktu singkat, semua informasi sudah tersedia. Menariknya, gaya penyampaian seperti ini mencerminkan kejujuran. Harga ditulis apa adanya, tanpa tambahan kata yang membingungkan. Hal ini membuat pembeli ...

RAMBU-RAMBU PENGGUNAAN AI DALAM MENULIS

  RAMBU-RAMBU PENGGUNAAN AI DALAM MENULIS Mei 01, 2026 Judul.                         : Rambu-rambu Penggunaan AI dalam Menulis  Resume ke.                :   6 Hari/tanggal.              :  Jum'at, 01 Mei 2026 Nara sumber.             :  Drs. Dedi Dwitagama Moderator.                  :  Sim Chung Wei   Pembuka Pada hari keenam kegiatan KBMN PGRI Gelombang 34, Jumat 1 Mei 2026, saya Nopiar Rahman, kembali mengikuti pembelajaran dengan semangat. Materi disampaikan oleh Drs. Dedi Dwitama, M.Si dan dipandu oleh moderator Sim Chung Wei, S.P. dengan tema “Penggunaan AI dalam Menulis”. Menariknya, sesi ini...